Pages

Sunday, January 30, 2011

Matahari Terbit 2 Hari Lebih Awal

Diposkan oleh Lilil di 6:19 AM
Reaksi: 
sumber : solopos


sebuah fenomena alam terjadi di Kota Ilulissat, Greenland yang terletak di kawasan Samudra Atlantik bagisan utara arah timur laut Kanada. Pada selasa (11/1) di kota tersebut, matahari terbit pada pukul 13.00 waktu setempat atau 48 jam (dua hari lebih awal) dari yang biasa terjadi setiap Januari.


kondisi ini kontan memantik bermacam pendapat dari para ilmuwan terkait penyebab munculnya fenomena tersebut. Kota Ilulissat, merupakan sebuah kota di bumi yang hanya mengalami matahari terbit satu kali saja dalam setahun. Fenomena ini baru kali pertama terjadi karena matahari biasanya dilihat oleh penduduk kota itu pada tanggal 13 Januari setiap tahunnya.


kabar bahwa matahari telah mengintip cakrawala pada 11 Januari 2011, kali pertama muncul secara online dalam publikasi bahasa Inggris dan Jerman dan lebih meyakinkan lagi karena ditampilkan oleh perusahaan penyiaran KNR Greenland, mengutip pernyataan warga yang mengaku melihat perubahan tersebut.


sejauh ini ilmuwan masih berbeda pendapat mengenai fenomena tersebut. Beberapa penjelasan hipotetik coba mereka ungkapkan, termasuk soal ilusi yang  disebabkan efek atmosfer dan pemanasan global yang telah mengakibatkan mencairnya lapisan es di Greenland.


seperti dilansir livescience.com, Senin (17/1), Thomas Posch, ilmuwan dari Institute for Astronomy, University of Vienna, menyatakan, 
fenomena itu bisa terjadi karena adanya perubahan cakrawala setempat. Teori itu berdasarkan data penurunan lapisan es di Greenland yang terjadi secara bertahap. dengan lapisan es yang semakin tipis, ketinggian Greenlandpun berkurang sehingga matahari melalui jarak lebih pendek sebelum muncul di cakrawala.


namun Direktur Departemen Geofisika si Central Institute of Meteorology Vienna, Wolfgang Lenhardt, menyangkal teori tersebut. Menurutnya, 
tatanan bintang- bintang tak berubah. Data rotasi dan sumbu bumi yang di pantau dengan cermat secara terus-menerus jug atak menunjukkan perubahan apapun. Jika itu terjadi, tentu seluruh dunia sudah geger. 
Katanya seperti dikutip Daily Mail.


John Walsh, seorang profesor ilmu atmosfer di Unibersitas Alaska Fairbanks lebih sependapat dengan Lenhardt. 
singkatnya, tak ada perubahan yang benar-benar terjadi pada peristiwa terbitnya matahari di Greenland karena hal tersebut memerlukan perubahan parameter orbit bumi-matahari.
menurut Richard Alley dari Universitas Pennsylvania, informasi pengamatan yang akurat terhadap fenomena ini masih sangat diperlukan. Karena tanpanya, akan sangat sulit untuk menentukan penyebab fenomena matahari yang terbit lebih awal tersebut.


di kutub utara, matahari hanya terbit sekali dalam setahun. Terbitnya matahari sekaligus menandai dimulainya musim semi. Sementara kota Ilulissat terletak sekitar 3 derajat sebelah utara, persis di atas lingkaran Kutub Utara sehingga penduduk kota itu tidak mendapatkan sinar matahari sepanjang pertengahan musim dingin. 

0 komentar:

Post a Comment

It's Me!! :D

My photo
cheerful, sensitive, cool 8-) hahaha :D
 

Lily and Rose Template by Ipietoon Blogger Template | Gadget Review